Minggu, 18 Mei 2014

Perbedaan Makna Akibat Perbedaan Fonem pada Kata Dasar dilihat dari KBBI





1.              buku 1 /bu·ku / n lembar kertas yg berjilid, berisi tulisan atau kosong; kitab;tidak masuk -- , cak tidak masuk dl hitungan
2.       duku /du·ku/ n 1 pohon tinggi (dpt mencapai 11—20 m), berbatang (pokok) lurus bergaris tengah 30—40 cm, bergetah; kulit batangnya abu-abu, cabang-cabangnya sedikit berbulu halus, bunganya putih-karang tersusun dl untaian; Lansium domesticum;
3.         suku /su·ku/ n 1 kaki: -- lembu (kerbau); 2 sebagian dr empat; seperempat; (se) -- jam, seperempat jam; tiga -- , tiga perempat; pukul lima kurang se -- , pukul lima kurang seperempat; 3 tengahan rupiah (Rp0,50): dibayar lima -- , dibagi dua setengah rupiah; uang -- , uang tengahan rupiah; 4 uang emas yg dipakai juga sbg ukuran berat emas; suku emas: gelang lima -- , gelang yg beratnya sama dng uang suku (emas); 5 bagian; sebagian dr: -- kalimat; -- kata; 6 bilangan yg menjadi bagian dr perbandingan atau jajaran bilangan: a:b, maka a dan b itu disebut suku; 7 a golongan orang-orang (keluarga) yg seturunan; suku sakat; b golongan bangsa sbg bagian dr bangsa yg besar, spt -- Sunda, -- Jawa; 8 Mk golongan orang sebagian dr kaum yg seketurunan: -- Koto, -- Piliang, -- Bodi, -- Caniago; 9 Bio klasifikasi dl biologi sesudah bangsa dan sebelum marga; famili;-- tak boleh dianjak, malu tak boleh diagih, pb orang yg sekaum harus sehina semalu (hina seorang hina semuanya, malu seorang malu semuanya);
4.         kuku /ku·ku/ n 1 zat tanduk tipis yg tumbuh melekat pd ujung jari tangan atau kaki; 2 bagian ujung tangan (kaki), panjang-panjang dan tajam (terbentuk dr zat tanduk), pd ayam, kucing, harimau, dsb; cakar; 3 bagian ujung kaki kuda, kerbau, dsb yg besar dan keras (terbentuk dr zat tanduk); 4 alat atau bagian perkakas yg bentuknya spt cakar untuk mencakar.
5.         ruku, 1 /ru·ku, / ruku-ruku /ru·ku-ru·ku/ n tumbuhan berdaun harum spt selasih, Ocimum sanctum
6.         kubu 1 /ku·bu / n 1 pagar dr kayu yg diberi berlapis tanah dsb untuk menahan serangan dsb: sekeliling dusun itu dipasang -- untuk menahan serangan musuh; 2 tempat pertahanan yg diperkuat dng pagar-pagar pertahanan; benteng pertahanan: -- pertahanan telah jatuh ke tangan musuh; 3 tempat yg diberi berpagar kuat-kuat (untuk menangkap gajah dsb): mereka menghalau kawanan gajah ke dl --; 4 sekelompok pendukung atau penggembira: -- yg mendukung tim bulu tangkis Indonesia sebagian besar adalah mahasiswa dan pelajar;
7.         kudu 1 /ku·du / ark n kuntum bunga
8.         kufu /ku·fu/ Ar n kesamaan derajat (martabat); sekufu /se·ku·fu/ n sederajat (tt martabat); setaraf: pria itu kawin dng wanita yg tidak ~ dengannya
9.            kusu 1 /ku·su / ark v, berkusu-kusu /ber·ku·su-ku·su/ v berkumpul dl kelompok-kelompok kecil; berduyun-duyun: orang banyak itu ~ juga maju ke depan
10.        kutu 1 /ku·tu / n serangga parasit tidak bersayap yg mengisap darah binatang atau manusia (spt -- ayam, -- anjing);mencari -- dl ijuk, pb melakukan pekerjaan yg sia-sia; pantang -- dicukur, pantang manusia dihinakan, pb tiada orang yg mau dihinakan; sudah mati -- nya, pb sudah hilang kekuatannya; tidak berbuat apa-apa lagi; celah;
11.        kuwu /ku·wu/ Jw n kepala desa; lurah
12.        kuyu 1 /ku·yu / a 1 tidak berseri; muram (muka) dan lesu; kusam; 2 sedih: hati --
13.        kuda /ku·da/ n binatang menyusui, berkuku satu, biasa dipiara orang sbg kendaraan (tunggangan, angkutan) atau penarik kendaraan dsb; Equus caballus;spt -- lepas dr pingitan, pb sangat girang krn dapat bebas (lepas) dr kungkungan;
14.        kusa 1 /ku·sa / n tongkat yg ujungnya diberi besi berkait (untuk mengemudikan gajah); angkusa;
15.        kuta /ku·ta/, berkuta /ber·ku·ta/ v mempunyai tempat berlindung; berkubu
16.        kuti 1 /ku·ti / ark v, menguti /me·ngu·ti/ v mencabik (mengoyak) kecil-keci
17.        kuya /ku·ya/ Sd n kura-kura kecil; baning; bulus
18.        ratu /ra·tu/ n 1 raja wanita; permaisuri; 2 wanita pemenang perlombaan yg menyangkut kegiatan khas kewanitaan (spt dl perlombaan memakai kebaya): -- kebaya; 3 wanita yg paling menonjol dl bidangnya: -- dangdut;
19.        ragu 1 /ra·gu / a 1 dl keadaan tidak tetap hati (dl mengambil keputusan, menentukan pilihan, dsb); bimbang: ia masih -- , arah mana yg akan diambilnya; 2 sangsi (kurang percaya); syak: ia -- akan kejujuran pemuda itu;
20.        dagu /da·gu/ n 1 bagian muka di bawah mulut; 2 bagian suatu benda yg menyerupai dagu;-- nya lebah bergantung, pb dagu yg bagus; spt janggut pulang ke -- , pb kena pd tempatnya
21.        gagu /ga·gu/ a tidak dapat berbicara (krn alat percakapannya tidak sempurna atau krn tuli sejak kecil); bisu
22.        lagu 1 /la·gu / n 1 ragam suara yg berirama (dl bercakap, bernyanyi, membaca, dsb): bacaannya lancar, tetapi kurang baik -- nya; 2 nyanyian: -- perjuangan; 3 ragam nyanyi (musik, gamelan, dsb): -- keroncong asli; 4 tingkah laku; cara; lagak: -- nya spt orang asing saja;menyanyikan -- lama (kuno), pb mengutarakan pendapat yg telah usang atau sudah sering dikatakan orang;
23.        pagu /pa·gu/ n 1 para-para (di dapur); 2 loteng (di rumah, tempat menyimpan barang-barang); 3 langit-langit (rumah); plafon; 4 batas tertinggi (tt anggaran); plafon
24.        sagu /sa·gu/ n 1 tumbuhan yg hati batangnya dapat dibuat tepung (kebanyakan jenis Metroxylon); 2 hati batang pohon palem (spt enau, rumbia); 3 tepung (dr pati hati batang enau, rumbia, dsb);
25.        wagu /wa·gu/ a 1 kaku: krn ia masih dl taraf belajar, dl membawakan tariannya kelihatan gerak-geriknya masih --; 2 bersahaja; lugas: ia belumlah pelukis ulung sehingga lukisannya kelihatan masih --
26.        ragi 1 /ra·gi / n 1 pulung yg dikeraskan yg dibuat dr beras, bawang putih, bawang merah, kayu manis, lombok, lengkuas, dsb untuk membuat tapai, arak, adonan roti, dsb; 2 zat yg mengandung ragi; fermen;
27.        raga 1 /ra·ga / n keranjang yg kasar terbuat dr rotan: -- buah-buahan;
28.        rata 1 /ra·ta / a 1 mempunyai permukaan yg sama tinggi dan/atau sama rendah; papar: krn baru dipangkas, tanaman itu tampak bersih dan --; 2 meliputi semua bagian: tembok itu sudah dicat --; 3 tersebar ke segenap penjuru; terdapat (ditemukan) di seluruh tempat; 4 sama-sama memperoleh jumlah yg sama: pusaka itu sudah dibagi –
29.        rasa 1 /ra·sa / n 1 tanggapan indra thd rangsangan saraf, spt manis, pahit, masam thd indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri thd indra perasa); 2 apa yg dialami oleh badan: -- pedih dan nyeri di perut merupakan gejala sakit lambung; 3 sifat rasa suatu benda: gula -- nya manis; 4 tanggapan hati thd sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut); 5 pendapat (pertimbangan) mengenai baik atau buruk, salah atau benar: -- adil;-- tak mengapa hidung dikeluani, pb orang yg kurang pikir atas sesuatu yg terjadi pd dirinya sehingga mendapat susah juga; -- komunitas Antr realitas pd masyarakat kampung yg menganggap diri mereka sbg kesatuan dan hidup begitu dekat satu sama lain sehingga mereka hampir tidak dapat menghindar dr fungsi kesatuan

30.        rasi /ra·si/ n 1 kumpulan bintang dl zodiak (mintakulburuj), terbagi lagi atas dua belas kumpulan dan masing-masing diberi nama (Aries, Taurus, Gemini, Kanser, Leo, Virgo, Libra, Skorpio, Sagitarius, Kaprikornus, Akuarius, Pises); 2 ilmu perbintangan (ilmu nujum) yg menganggap bahwa nasib manusia erat hubungannya dng letak zodiaknya pd waktu ia lahir;-- bintang gabungan bintang yg berdekatan letaknya dan tampak tidak berubah letaknya;

31.        dasi /da·si/ n perlengkapan pakaian yg dibuat dr sutra dsb, dipasang (dikalungkan) pd leher kemeja dan bergantung di dada;
32.        lasi /la·si/ Mk a takut; jera;
33.        nasi /na·si/ n 1 beras yg sudah dimasak (dng cara ditanak atau dikukus): ia tidak mau makan --; 2 ki rezeki: mencari -- di negeri orang; mencari sesuap --;-- habis budi bersua, pb 1 sahabat yg pd akhirnya kelihatan pekertinya yg buruk; 2 sesudah mendapat kesusahan, barulah ingat akan sahabatnya; -- sama ditanak, kerak dimakan seorang, pb pekerjaan dilakukan bersama-sama, tetapi keuntungannya diambil sendiri; -- sudah menjadi bubur, pb yg sudah telanjur, tidak dapat diperbaiki atau diubah lagi; -- tersaji di lutut, pb keuntungan yg diperoleh dng mudah;
34.        pasi /pa·si/ lihat pucat
35.        sasi /sa·si/ Jw n bulan
36.        wasi 2 /wa·si / Ar n orang yg melaksanakan wasiat: pamanku telah ditunjuk sbg -- untuk membagikan harta warisan almarhum ayahku
37.         
38.        kasa 1 /ka·sa / n 1 kain putih yg halus; kain putih yg tenunannya jarang: dipilihnya -- untuk tirai itu; 2 kawat halus yg dianyam (biasanya untuk penghalang nyamuk dsb
39.        basa 2 /ba·sa / Mk p kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian atas bagian kalimat yg di depan; bahasa; bahwa
40.        basi 1 /ba·si / a 1 mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; 2 tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; 3 tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka;
41.        jasa /ja·sa/ n 1 perbuatan yg baik atau berguna dan bernilai bagi orang lain, negara, instansi, dsb: pemimpin itu banyak -- nya bagi negara; 2 Man perbuatan yg memberikan segala sesuatu yg diperlukan orang lain; layanan; servis; 3 Ek aktivitas, kemudahan, manfaat, dsb yg dapat dijual kpd orang lain (konsumen) yg menggunakan atau menikmatinya;
42.        lasa /la·sa/ a 1 tidak dapat merasa; lumpuh (tt anggota tubuh); kaku; 2bengkak (pd telapak kaki dsb
43.        masa 1 /ma·sa / n 1 waktu; ketika; saat: -- tanam padi telah tiba; bila -- saja, sewaktu-waktu; ada -- nya, ada kalanya; dapat -- nya, terjadi; dapat kesempatan baik; 2 jangka waktu yg agak lama terjadinya suatu peristiwa penting; zaman: -- penjajahan; -- pembangunan; -- baru, zaman baru; -- datang (depan), zaman yg akan datang; 3 jangka waktu tertentu yg ada permulaan dan batasnya: -- berahi; -- kanak-kanak; -- kering; -- pacaran;
44.        laga 1 /la·ga / n perkelahian (tt binatang);biar lambat -- , asal menang, pb biar lambat asal selamat
45.        lagi /la·gi / 1 adv sedang (dl keadaan melakukan dsb); masih: jangan berisik, ayah -- tidur; 2 adv tambah sekian (atau sedemikian) pula: tunggu sebentar --; 3 adv kembali (berbuat dsb) spt semula; berulang spt semula; pula: kemarin sudah menonton, sekarang hendak menonton --; 4 p dan; serta; juga: anak itu pandai -- rajin; istrinya muda, cantik, -- kaya; 5 p partikel yg dipakai untuk menekankan kata atau kalimat yg mendahuluinya (mengandung makna; sama sekali, betul-betul, amat sangat, dsb): kekejaman tentara penjajah sungguh tak terkatakan --; penderitaan rakyat Kamboja sudah tidak tertahan --;
46.        gigi /gi·gi/ n 1 tulang keras dan kecil-kecil berwarna putih yg tumbuh tersusun berakar di dl gusi dan kegunaannya untuk mengunyah atau menggigit; 2 sesuatu yg bentuknya spt gigi: -- sisir; -- gergaji; 3 ki kekuasaan: ia mulai memperlihatkan (menunjukkan) -- nya;-- dng lidah adakalanya bergigit juga, pb suami istri (sanak saudara, sahabat karib, dsb) adakalanya bertengkar juga; -- tanggal rawan murah, pb keinginan timbul setelah tidak ada kesempatan lagi; lunak -- dr lidah, pb sangat lemah lembut (merendahkan diri dsb)
47.        giga- /gi·ga-/ a bentuk terikat kelipatan satu miliar
48.        lusa /lu·sa/ n hari sesudah besok; hari yg ketiga sesudah hari ini
49.        busa 1 /bu·sa / n 1 gelembung-gelembung putih kecil-kecil (spt pd sabun dsb); buih: sabun yg baik banyak -- nya; 2 suspensi gas dl zat cair yg cukup stabil (dihasilkan oleh kocokan atau dng bantuan zat kimia)
50.        rusa 1 /ru·sa / n binatang menyusui, pemakan tanaman, termasuk famili cervidal, tanduknya panjang dan bercabang-cabang, bulunya berwarna cokelat tua dan bergaris-garis (bintik-bintik putih); Cervus equimus;mati -- krn tanduknya, pb sesuatu yg menjadi kemegahan itu, kadang-kadang mencelakakan; spt -- kena tambat, pb selalu gelisah (tidak tetap kedudukannya); spt -- masuk kampung, pb tercengang-cengang keheranan;
51.        busi 1 /bu·si / n 1 pangkal cahaya pd lampu listrik atau lampu gas; 2 alat pencetus api untuk meletupkan gas dl motor
52.        suka /su·ka / 1 a berkeadaan senang (girang): sahabat dl -- dan duka; 2 a girang hati; senang hati: sekalian bantuan dan sokongan disambut dng -- hati; 3 v mau; sudi; rela: ia tidak -- membayar sekian; datanglah kalau Tuan --; kalau sudah -- sama -- , biarlah kawin saja; 4 v senang; gemar: neneknya -- benar makan sirih; memang banyak orang -- menonton bioskop; ada yg -- daging dan ada juga yg -- ikan laut; 5 v menaruh simpati; setuju: orang itu akan saya suruh bekerja di sini, itu pun kalau Tuan --; tiada seorang pun -- kepadanya; 6 v menaruh kasih; kasih sayang; cinta: rasanya jarang ibu yg tidak -- kpd anaknya; 7 a cak mudah sekali ...; kerap kali ...: memang dia -- lupa; pensil semacam ini – patah
53.        seko /se·ko/ /séko/ n peninjau; mata-mata
54.        suke /su·ke/ /suké/ n tempat surat yg terbuat dr bambu (Toraja)
55.        suki /su·ki/ Mk a cukup (tt makanan); limpah mewah
56.        kasi 1 /ka·si / v cak beri; kasih
57.        lasa /la·sa/ a 1 tidak dapat merasa; lumpuh (tt anggota tubuh); kaku; 2bengkak (pd telapak kaki dsb
58.        laso /la·so/ n jerat berupa tali panjang yg bersimpul pulih (simpul yg dapat bergeser), biasa dipakai untuk menangkap binatang dng cara melemparkannya
59.        pasu /pa·su/ n bejana atau jambangan besar, dibuat dr tanah untuk tempat air dsb
60.     rase /ra·se/ /rasé/ n musang yg bulunya berwarna kelabu, kuning kecokelat-cokelatan dng bercak warna hitam, pd punggungnya terdapat garis hitam atau cokelat, sisi badan bercak hitam, ekor berwarna hitam putih, dan ujung ekor selalu berwarna putih, biasanya berkeliaran di sawah-sawah


Kamis, 15 Mei 2014

Perbuatan Anggota Tubuh



Woooowwwww…….!!!!! Ternyata anggota tubuh kita ini memiliki banyak kegiatan…. Secara kasat mata kita hanya mengetahui  perbuatan harfiah yang dilakukan anggota tubuh. Setelah di kroscek kembali, ternyata banyak yang dilakukan anggota tubuh kita ,,, ya…. Walaupun hanya menggunakan gaya bahasa sih…. Yuk… kita intip beberapa perbuatan yang dilakukann anggota tubuh kita… .. 


Yang pertama yaitu…. Mata

Ayyooo,,, mata manusia untuk apa???? Yupzss… mata digunakan untuk melihat… Mata manusia  secara umum sih kegunaannya untuk melihat., tapi ada beberapa fungsi lain lho..  nih,, beberapa diantaranyaa disertai dengan contoh yang agakk lebayyyy.…
Ø  Melihat : matamu mampu melihat relung jiwaku yang kosong.
Ø  Merobek : tatapan matamu merobek hatiku.
Ø  Menyayat :kerlingan matamu menyayat nadiku.
Ø  Mamaksa : tatapan matamu memaksaku tersenyum.
Ø  Menyiksa: kerlinganmu itu menyiksaku.
Ø  Berbicara : matamu mengatakan cinta padaku.
Ø  Tersenyum : senyuman tersungging di sudut matamu.
Ø  Membunuh: tatapanmu itu membunuhku.
Ø  Merampas : keindahan matamu telah merampas hatiku.
Ø  Menenangkan: keteduhan matamu menenangkan hatiku.

Yang kedua ialah… BIBIR… 


  • ü  Memuji:  bibirmu selalu mengeluarkan kata-kata indah intukku.

  • ü  Mengejek : senyum simpul di bibirmu membuatku tersungkur ke Palung Mariana.

  • ü  Membunuh: Ssenyuman di bibirmu mampu membunuh seribu arjuna.
  • ü  Menghasut : bibirmu mampu mengalihkan perhatianku.
  • ü  Menggoda :kalimat yang keluar dari bibirmu menggoda imanku.
  • ü  Merobek : senyum di bibirmu merobek kantongku.
  • ü  Menyayat : senyum di bibirmu menyayat hatiku.
  • ü  Menghisap : senyum di bibirmu menghisap nyawaku.
  • ü  Mengiris : senyum di bibirmu mengiris lerung jiwaku.
  • ü  Membakar : senyum di bibirmu membakar hatiku.

 Yang ketiga ialah LIDAH…



  • v  Berucap: lidahmu mengucapkan kalimat-kalimat syahdu.
  • v  Bersaksi : lidahmu akan menjadi saksi di akhirat kelak.
  • v  Berbohong : lidahmu bisa berbohong tapi hatimu tidak.
  • v  Memfitnah: kau memfitnahku dengan lidahmu yang lunak itu!
  • v  Membunuh: lidahmu itu bisa membunuh jika tak kau jaga.
  • v  Mengadudomba : jaga lidahmu agar tidak mengadudomba orang lain.
  • v  Menghancurkan : kau bisa hancur karena lidahmu.
  • v  Menghasut : dia terhasut karena lidahnya yang tak bertulang.
  • v  Meyakinkan : dia berusaha meyakinkan dengan lidahnya yang manis itu.
  • v  Berkhianat : dia berkhiaat karena lidahnya hanya berucap manis.
  • v  Mengecap : lidah berfungsi mengecap rasa.
  • v  Memutuskan : lidah pandai sekali memutuskan perkara tetapi tidak dengan hati.
  • v  Menyayat : lidahmu ysng tsjsm menyayat hatiku.
  • v  Mengalir : perkataan dari lidahmu mengalir begitu saja.
  • v  Menenangkan : perkataan  dari lidahmu itu menenangkanku.



Yang keempat ialah …. Tangan ….

  • *      Mencubit: tanganmu mencubit lenganku
  • *      Memukul: tanganmu memukul pintu itu
  • *      Membelai: tanganmu membelai halus rambutku
  • *      Memberi: tanganmu memberikanku segenggam bunga
  • *      Meninju: tangannya meninju dindinng itu
  • *      Mehapus: tanganmu mengahapus air mataku
  • *      Mengajari: tanganmu mengajariku   menulis
  • *      Merampas : tanganmu merampas mawar merahku
  • *      Mengaduk

Yang kelima ialah ………Telinga ….

  • o   Mendengar : telingaku mendengar bisikmu
  • o   Merasakan : telingaku merasakan kau disampingku
  • o   Bersaksi : telingaku yang akan menjadi saksi perkataanmu kelak.
  • o   Membunuh:  telingaku nanti yang akan membunuhmu jika kau berdusta.
  • o   Berteriak : telingaku yang akan berteriak jika kau berdusta.