Selasa, 19 Januari 2016

Ciri ciri planet









MERKURIUS
1.      Planet yang paling dekat dengan matahari
2.      Planet paling kecil
3.      Banyak terdapat kawah
4.      Tidak memiliki satelit

VENUS
1.      Planet kedua terdekat dari matahari
2.      Planet yang paling dekat dengan bumi
3.      Dikenal dengan bintang diufuk timur, bintang kejora
4.      Permukaannya terdiri atas gas, uap asam, dan debu  sehingga permukaannya sulit diamati
5.      Planet terpanas karena banyak menganduk karbondioksida yang mengakibatkan efek rumah kaca
6.      Planet retrograd  karena memiliki arah rotas dari timur ke barat
7.      Tidak memiliki satelit

BUMI
1.      Planet ketiga dari matahari
2.      Memiliki atmosfer sehingga  dapat dijadikan tempat tinggal makhluk hidup
3.      Planet kelima terbesar
4.      Memiliki satelit bulan
5.      Disebut juga dengan bima sakti

MARS
1.      Planet keempat dari matahari
2.      Memiliki atmosfir denggan ukuran sangat tipis
3.      Permukaannya berupa kawah dan lembah, dan gunung merapi
4.      Terdapat gunung tertinggi di tata surya gunung Olympus
5.      Memiliki dua satelit yaitu phobos dan deimos

JUPITER
1.      Planet terbesar dalam tata surya
2.      Kala rotasinya sangat cepat yaitu 10 jam
3.      Memiliki 63 satelit, satelit terbesar  adalah ganymedes

SATURNUS
1.      Planet terbesar kedua
2.      Memiliki cincin
3.      Memiliki 56 satelit yang berupa es, satelit terbesar ialah titan yang diselubungi atmosfer
4.      Memiliki awan badai dengan nama bintik putih raksasa yang muncul setiap 30 tahun sekali
5.      Cincin saturnus ditemukan Galileo galilei

URANUS
1.      Planet ketiga terbesar
2.      Ditemukan oleh William Herschel
3.      Atmosfernya berawan sangat tebal
4.      Memiliki cincin tetapi sangat tipis
5.      Dijuluki dewa yunani kuno
6.      Planet pertama yang ditemukan menggunakan teleskop
7.      Berwarna biru
8.      Suhu Uranus -183o C
9.      Memiliki 5 satelit Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, Oberon.
10.  Sateit terbesar Oberon
Neptunus
1.      Planet pembuat ulah karena sering keluar dari jalur orbitnya
2.      Ditemukan J.G. Galle
3.      Kembaran Uranus karena mirip
4.      Memiliki dua satelit Tritn dan Nereid
5.      Anet terjauh dari matahari

Jenis- Jenis Karangan



Mengarang adalah pekerjaan merangkai kata, kalimat, alinea, untuk menjabarkan dan atau mengulas topic dan tema tertentu agar  memperoleh hasil akhir  berupa karangan. Ketika disuruh guru untuk mengarang bebas maka siswa akan dengan lancar melakukannya. Tidak tau alasaan pastinya apa, mungkin karena ada kata “bebas” jadi siswa sekehendak hati ingin menguraikan apa dan guru tidak bisa mendoktrin bahwa karangan itu salah karena kata “bebas” tersebut. Akan tetapi jika guru memberikan suatu karangan dan meminta siswa menentukan jenis suatu karangan maka mulailah mata berkunang-kunang :D :D.
Penggolongan karangan menurut cara penyajian dan tujuan penyampaiannya  dapat dibedakan atas
1.      Karangan deskripsi
2.      Karangan narasi
3.      Karangan eksposisi
4.      Karangan argumentasi
5.      Karangan persuasi
berikut akan dijelaskan satu per satu
1.      Karangan deskripsi
Karangan deskripsi adalah karangan yang melukiskan sebuah benda sebagaimana adanya. Penulis harus menggunakan kecermatan dan ketelitian dalam pemilihan diksi agar karangan ini dapat dipahami pembaca sehingga seolah-olah pembaca dapat melihat, mendengar, merasakan, dan menikmati sendiri objek tersebut tanpa melihatnya atau bahakan belum pernah melihatnya. Tujuan deskripsi ini memperluas pengetahuan dan pemahaman pembaca  dengan jalan melukiskan  hakikat objek yang sebenarnya dengan tidak mencampurkan keadaan yang sebenarnya dengan interpretasi penulis sendiri.
2.      Karangan narasi
Karangan narasi adalah karangan yang berusaha menciptakan, mengisahkan, merangkaikan tindak tanduk perbuatan manusia  dalam sebuah peristiwa  secara kronologis atau yang terjadi  dalam kesatuan waktu. Karangan ini terbagi menjadi dua bagian.
a.       Karangan narasi ekspositoris
Karangan ini bertujuan untuk memberitahu kepada pembaca agar pengetahuannya menjadi luas. Contohnya kisah perjalanan, autobiografi, kisah perampokan, kisa pembunuhan, kisah perjuangan dll.
b.      Karangan narasi sugestif
Karangan ini mampu memberikan daya khayal bagi pembaca. Karangan ini juga mampu menyampaikan makna melalui daaya khayal tersebut. Contohnya cerpen, novel.
3.      Karangan eksposisi
Karangan eksposisi adalah karangan yang bertujuan memberitahu, mengupas, menguraikan, atau menerangkan sesuatu. Tujuan dari karangan ini adalah memperluas pengetahuan pembaca. Penulis dapat memaparkan sesuatu melalui tulisannya. Akan tetapi penulis tidak dapat memaksakan pendapatnya agar diterima pembaca. Pembaca hanya sekedar diberitahu tentang sesuatu. Contoh karangan eksposisi ini banyak dijumpai pada berita yang tulis pada media cetak.
4.      Karangan persuasi
Karangan persuasi adalah karangan yang bertujuan membuat pembacanya percaya, yakin, dan terbujuk terhadap sesuatu yang disampaikan. Dalam karangan ini fakta-fakta akan diuraikan sedemikian rupa sehingga kesimpulannya dapat diterima secara meyakinkan. Dalam karangan ini pemilihan diksi dan kemampuan retorika sangat dibutuhkan sehingga sangat berpengaruh kuat  terhadap  emosi atau perasaan pembaca. Contoh karangan ini bisa dijumpai pada brosur produk penjualan, promosi suatu partai politik, motivator-motivator dalam bisnis dan pendidikan, kampanye penggalangan dana.
5.      Karangan argumentasi
Karangan argumentasi adalah karangan yang bertujuan meyakinkan pembaca agar menerima atau mengambil suatu doktrin, sikap, dan tingkah laku tertentu. Keteramplian penulis dalam bernalar dan menyusun ide yang logis juga sangat diperlukan dalam penyusunan karangan ini. Karangan ini mengemukakan alasan atau bantahan sedemikian rupa dengan tujuan mempengaruhi  keyakinan pembaca untuk menyetujuinya. Karangan ini sering kita jumpai pada media cetak yang berupaya menggiring opini public terhadap suatu hal yang terjadi.